Munculnya sportbike Yamaha R25 jelas membuat peta persaingan kelas seperempat liter semakin panas. Dan siapa yang diuntungkan?? jelas saja konsumen... semakin panas persaingan pabrikan semakin senang para konsumen... kok bisa?
Selasa, 20 Mei 2014
Welcome YZF R25... Sportbike Yamaha yang ditunggu...!!
Lama tidak menulis, eh sekali ada kesempatan menulis tepat dengan adanya brojolnya sportbike Yamaha yang telah lama dinantikan... yeahh YZF R25... gmana speknya yuk kita intip...
Seperti yang ditulis oleh salah satu blog ternama TMC diartikel ini (click) ada 3 hal penting yang diusung oleh sportbike Yamaha ini.. yaitu:
Seperti yang ditulis oleh salah satu blog ternama TMC diartikel ini (click) ada 3 hal penting yang diusung oleh sportbike Yamaha ini.. yaitu:
1. FASTEST (TERCEPAT)
Superior Engine – Mesin injeksi 4 langkah 2 silinder segaris 250 cc, DOHC direct drive camshaft dengan 8 katup, ruang bakar kompresi tinggi, saluran intake tipe down draft, independen injector 12 lubang, berpendingin cairan, DiASil Cylinder dan Forged piston Yamaha yang telah teruji ketahanannya.
2. LIGHTEST (SPORTY HANDLING)
Perpaduan Diamond frame dan desain mesin yang kompak, dipadu suspensi depan dengan diameter inner tube 41 mm, suspensi belakang bertipe monocross, long asymmetric rear arm, mid ship muffler sebagai pusat dari gravitasi turut berkontribusi menghasilkan bobot motor menjadi 166 kg dengan distribusi bobot yang sempurna yakni 50%:50% sehingga pengendalian yang disajikan lebih sporty.
3. ADVANCED (TEKNOLOGI TERKINI)
- Supersport speedometer berteknologi terkini dilengkapi dengan fitur shift timing indicator light, gear position, fuel consumption indicator, oil changing indicator, trip meter, FI diagnostic, temperatur mesin, & penunjuk waktu. (Multifunction meter)
- Sistem rem depan tipe Floating Disk dengan piston ganda,
- Rangka tipe diamond dengan treatment khusus yang memiliki 2 lapisan coating, electrodeposition coating untuk lapisan dasar dan dibalut lapisan atas yang membuatnya lebih tahan lama serta menjadi standar global untuk rangka motor.
Rabu, 15 Januari 2014
Cornering Samarinda level II... Second Trackday on the year
Setelah sukses dengan trackday pertamanya... kali ini Cornering Samarinda berhasil bermain main dan relaksasi dengan trackday kedua disirkuit kalan samarinda....
Trackday kali ini diikuti oleh kawan kawan yang baru gabung dan tentunya juga penuh semangat dan penasaran dengan trackday disirkuit kalan samarinda...
berikut foto foto mengenai kegiatan Cornering Samarinda...
Trackday kali ini diikuti oleh kawan kawan yang baru gabung dan tentunya juga penuh semangat dan penasaran dengan trackday disirkuit kalan samarinda...
berikut foto foto mengenai kegiatan Cornering Samarinda...
![]() |
| Cornering Samarinda on Start |
Jumat, 27 Desember 2013
Shock depan Yamaha Vixion bengkok...!!! Mari kita luruskan kembali....!! (Inner Tube comp bending)
Kejadian ini terkadang menimpa rekan sesama pengendara motor ketika crash sehingga menyebabkan shock depan menjadi bengkok... Untuk kecebong balap saya (Vixion) ini merupakan bengkok yang ketiga kalinya (mempertahankan lebih susah dari pada meraih hehehe)... Pertama crash disirkuit, kedua ditabrak badut jalanan pengendara ugal2an dan terakhir crash kembali disirkuit setelah mendapatkan ciuman mesra dari motor lain pada ban belakang.... (<< Curcol)
Okay get back to the topic...!!!
Konstruksi pemegang shock depan umumnya sama pada semua jenis sepeda motor.. jadi pertama kita harus menegakkan motor dengan standart tengah dan mengganjal bagian depan, bisa dengan apapun asal jangan dengan kepala anda ya... XD
Kamis, 26 Desember 2013
Bagaimana cara menyetel riding position yang nyaman
-
Menyetel tuas kopling dan rem pada posisi yang nyaman. Posisi yang tepat adalah ketika tuas berada dalam satu garis dengan telapak tangan, sehingga tidak ada jari yang tertekuk pada kondisi jari berada pada posisi rileks di tuas. beberapa tuas rem yang dijual memiliki kelebihan disetel untuk kondisi ideal. Ketika kondisi tuas dalam kondisi sempurna maka akan mengurangi beban pada otot telapak tangan dan jari. Menjaga pelumasan pada kabel kopling juga membantu mengurangi kelelahan pada tangan
- Terlalu banyak bukaan gas yang bebas pada pegangan gas (throttle) - jeda saat telapak tangan menarik gas dengan kondisi rpm mulai naik - akan membuat lengan tangan anda memutar lebih daripada yang dibutuhkan. Jika terjadi demikian maka ada beberapa milimeter bukaan gas yang bebas sebelum gas (throttle) mulai naik. Untuk oenyetelan yang baik adalah menyetel kembali kabel gas dan pastikan throttle pada posisi tertutup sepenuhnya saat tuas gas tertutup
- Kontrol perseneling bisa disesuaikan dengan kondisi fisik tubuh (ketinggian, panjang kaki, dll). Pergerakan perseneling dan sudut dari tuas perseneling bisa disetel dengan mengganti mekanisme seperti menggunakan adjuster menuju linkage rod (underbone). Untuk Tuas rem belakang juga bisa diset untuk kenyaman dan performa seperti tuas perseneling.
Langganan:
Komentar (Atom)


